kisah hidup si legenda 1
kali ini ku kan menulis tentang cerita nyata yang benar benar aku alami, tulisan ini khusus aku persembahkan untuk dia, ku ingat ia pernah meminta agar aku menulis tentang pengalaman hidup ,cerita antara aku dan dia dan semoga tulisan ini dapat mengungkapkan seberapa besar cinta dan kasih sayangku kepadanya..........Awal pertemuanku denganya berawal saat ada suatu hiburan hajatan di tempat kami, jujur pertama kali aku melihatnya ada suatu perasaan aneh yang belum pernah aku rasakan sebelumnya, hari itu aku perhatikan semua cowo memandangnya dengan penuh kekaguman jujur dari dalam hati aku pun sangat mengaguminya, ia sangat cantik senyumanya pun sangat manis
aku yakin semua orang melihat senyumanya pun akan bergetar, ia bagai bidadari ia sangat cantik apalagi saat rambutnya di ikat ke belakang, lesung pipinya begitu terlihat sangat manis saat tersenyum,aku tak tau aku merasa cemburu saat ia ngobrol sama cowo padahal saat itu aku tak mengenalnya, namanya pun aku tak tahu tapi aku telah jatuh cinta padanya.
saat itu akupun tanya sama temanku yang kebetulan tau tentang dia kaytanya namanya nyamiati selama ini ia bekerja di jakarta, pantas aku tak pernah melihatnya rupanya selama ini ia tak berada di rumah. ia sudah lama berada di jakarta... sore itu kebetulan aku nonton sama temenku yang punya nenek di situ aku di ajak ke rumah neneknya sekitar jam 7 malam.
kami di situ sekitar setengah jam kemudian kami pulang , di perjalanan saya di ajak temenku mampir ke rumah temenya namanya ratih, yang kebetulan juga pulang dari merantau, kami di situ ngobrol agak lama lalu aku bertanya sam ratih tentang nyami cewe yang aku lihat tadi siang, ternyata rumahnya deket dari situ..., setalah agak lama ngobrol kami pun berpamitan untuk pulang rupanya malam itu keadan sangat gelap padahal kami tak bawa penerangan untuk berjalan akhirnya saya di ajak ke rumah paman temenku itu, kebetulan kami melewati rumah cewe yang aku lihat tadi siang ada keinginan untuk menemuinya saya dan temenku pun melangkah ke arah rumahnya, setelah deket terlihat rumahnya telah gelap mugkin ia sudah tidur akhirnya saya dan temenku pun ke rumah famili temenu itu, kami pulang dari situ sudah agak pagi walau hari masih agak gelap.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar